Rida Nadia

My online diary

  • About Me
  • Sponsorship
  • TERMS
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Home
  • ISLAM
  • EDUCATION
  • HEALTH
  • EXPERIENCE
  • INTERESTS
    • SEWING
    • BUSINESS
    • BLOGGING
    • DESIGN
    • MUSIC
    • REVIEW

July 5, 2016

[TOEFL] NOUNS (Kata Benda): Concrete nouns dan Abstract nouns

 5:32 PM     education, TOEFL     No comments   

Yang dimaksud dengan kata benda (nouns) dalam bahasa inggris ialah semua hal yang dapat menjadi subjek, objek tambahan (complement), objek preposisi (preposition) dalam sebuah kalimat serta kata benda kepunyaan (possesive).
Nouns terbagi menjadi dua, yaitu:
1.   Concrete nouns, merupakan kelompok kata benda yang berwujud. Hal ini berarti bahwa concrete nouns dapat dilihat dan diraba secara langsung. Misalnya, book, dog, girl dan sebagainya.
Contoh kalimat:
The girl is looking at her face in the mirror.
(Gadis kecil itu tengah mengamati wajahnya di depan kaca)
Concrete nouns dibagi menjadi empat jenis, yaitu:
a.    Common nouns, mengacu pada hal-hal yang umum atau biasa.
Contoh: book (buku), hole (lubang), hat (topi) dan sebagainya.
b.    Proper noun, ditandai dengan penggunaan huruf besar di awal kata. Contoh: Lala (nama orang), Greenpeace (nama kelompok/organisasi), Coca Cola (nama perusahaan/merek dagang), Jakarta (nama kota), Indonesia (nama negara), University of Indonesia (nama universitas/sekolah).
c.    Collective nouns, merujuk pada benda-benda majemuk yang berarti “sekumpulan atau sekelompok hal tertentu”.
Contoh: flock (sekawanan hewan yang tengah berkumpul, misalnya flock of seagulls [sekawanan burung camar]), fleet (sekumpulan kapal perang), dan committe (panitia).
d.   Compound nouns, menunjuk pada dua kata benda yang digabung dan umumnya bersifat jamak (plural).
Contoh:  women, drivers, brothers-in-law, travel agents, students dan sebagainya.

2.   Abstract nouns, merupakan kelompok kata benda yang abstrak (tak berwujud). Contohnya beauty(keindahan/kecantikan), wealth (kekayaan), joy (kebahagiaan) dan sebagainya.
Contoh kalimat:
Sometimes wealth does not bring joy.
(Terkadang kekayaan tidak memberikan kebahagiaan.)

Abstract nouns dapat dibentuk dari kata-kata kerja, kata-kata sifat, dan sebagainya. Kata-kata kerja (verbs) dapat diubah menjadi abstract nouns dengan oenambahan akhiran –ment, -ion, -tion, -ation, -ance, -t, -y, -ing, dan sebagainya.
Contoh:
-       Arrangement (susunan) > arrange (menyusun) + -ment
-       Action (perbuatan) > act (berbuat) + -ion
-       Entrance (jalan masuk) > enter (memasuki) + -ance
-       Dan sebagainya.
Sedangkan untuk mengubah kata-kata sifat (adjectives) menjadi abstract nouns dapat ditambahkan akhiran –ness. Misalnya sadness (kesedihan) sad (sedih) + -ness.
Contoh kalimat:
Happiness is a key to survive life.
Selain itu, nouns pun mencakup berbagai kata dan frasa yang menyatakan jenis kelamin (gender) laki-laki (masculine), perempuan (feminine), dan netral (neuter). Neuter nouns biasanya mengacu pada benda mati, binatang, serta bayi dalam kandungan yang belum diketahui jenis kelaminnya.
Apabila dari materi di atas ada yang kurang dimengerti, silahkan tinggalkan komentar di bawah. J


Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

July 4, 2016

[TOEFL] Article: Definite article dan Indefinite Articles

 4:52 PM     education, TOEFL     No comments   

Dalam English grammar (tata bahasa inggris), artikel memiliki fungsi penting dalam menandai dan menjelaskan kata-kata benda (nouns).
Jenis artikel terbagi menjadi dua, yaitu definite article dan indefitine article. Kata the termasuk dalam definite article, sedangkan kata-kata a dan an digolongkan ke dalam indefinite article.

1.    Definite Article
Definite article merupakan artikel yang umumnya digunakan sebelum kata-kata benda yang dianggap unik. Contohnya kata earth (tanah) dan sky (langit). Tentu saja, jika seseorang menyebutkan kata earth dan sky, rujukannya sudah pasti dan jelas.
Contoh:
·         Some farmers are plowing the earth using tractors.
(Para petani tengah membajak tanah (sawah) menggunakan traktor)
·         Four white pigeons fly gracefully to the sky.
(Empat ekor merpati putih terbang dengan indahnya menuju langit).

Selain menandai kata-kata yang unik, artikel the juga digunakan untuk menjelaskan kembali kata-kata yang telah disebutkan sebelumnya dalam suatu teks.
Contoh:
·         Last night, I dreamed about going to a party. Unfortunately, the party was not pleasant because I was being neglected by my family and my friends.
(Tadi malam, aku bermimpi tengah berada di sebuah pesta. Namun sayangnya, pesta tersebut tidak menyenangkan karena aku tidak diacuhkan oleh keluarga dan teman-temanku.)
·         She is getting married to a handsome man. The man is actually her best friend an they have been in love for years.

Artikel the tidak dipergunakan sebelum nama-nama orang, nama-nama jenis makanan, permainan, bagian tubuh, jenis pakaian, dan kata-kata sifat kepunyaan (possesive adjectives).

2.    Indefinite Articles
Inefinite articles merupkan kelompok artikel yang digunakan sebelum kata-kata benda tunggal (singular) yang dapat diperkirakan jumlahnya (countable). Indefinite articles terdiri atas a dan an.
Artikel a digunakan sebelum kata-kata benda yang berawalan huruf-huruf konsonan. Sebaliknya, artikel an  digunakan sebelum kata-kata benda yang berawalan huruf-huruf vokal, yaitu a, i, u, e dan o.
Contoh:
·         They can see a lighthouse near the island
(Mereka dapat memandang sebuah menara pengawas yang berada di dekat pulau itu)
·         An apple a day keeps you healthy
(Mengonsumsi sebuah apel perhari bermanfaat bagi kesehatan).

Selain itu, artikel  a juga di pakai sebelum kata-kata benda yang berawalan huruf-huruf vokal, namun dibaca layaknya kosonan. Begitupun dengan artikel an. Artikel an dipakai sebelum kata-kata benda diawali huruf-huruf kosonan yang di baca layaknya vokal dan huruf h yang tidak dibunyikan.

Contoh:
The teacher wrote an “x” on my test paper.
(Guru itu menulis sebuah tanda “x” di kertas ulanganku).
 

















Selain definite article dan indefinite articles diatas, frasa a little dan a few juga digunakan untuk mengawali kata-kata benda dalam bahasa inggris. Frasa a little merunjuk pada kata-kata benda yang jumlahnya tidak dapat di perkirakan (uncountable nouns) dan frasa a frew merunjuk pada kata-kata benda jamak (plural nouns). Frasa a little dan a frew berarti “sedikit”.

Contoh dalam kalimat:
You have only a little wine          left in your glass.
(hanya ada sedikit anggur di dalam gelasmu).



Apabila dari materi di atas ada yang kurang dimengerti, silahkan tinggalkan komentar di bawah. J

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

June 29, 2016

[TOEFL] FAQ (Frequently Asked Questions)

 8:24 PM     TOEFL     No comments   

Sebelum kita belajar tentang TOEFL dan tetek bengeknya, ada baiknya kita tahu dulu apa itu TOEFL, tujuan dan hal apa saja yang akan kita pelajari nanti. Oke, tanpa basa basi lagi check this out.

Apakah TOEFL itu?

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes bahasa innggris yang dirancang untuk mengukur penguasaan bahasa inggris mereka yang bahasa ibunya bukan bahasa inggris. Tes ini dikembangkan dan diselenggarakan oleh ETS(English Testing Service), yaitu sebuah lembaga nirbala yang berkedudukan di Amerika dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 1964. Nilai TOEFL biasanya merrupakan salah satu persyaratan masuk di sejumlah 2400 perguruan tinggi di Amerika, Kanada dan 80 negara lainnya di dunia.

Kemampuan apa saja yang diuji dalam tes TOEFL?

Ada tiga bagian tes TOEFL yang harus dikerjakan oleh peserta tes antara lain sebagai berikut.
1.   Listening Comprehension: 50 Soal
2.   Structure & Written Expression: 40 Soal
3.   Reading Comprehension: 50 Soal
Semua soal dibuat dalam bentuk pilihan ganda, kecuali Computer Basedd TOEFL ada soal yang menguji kemampuan essay atau mengarang peserta dalam bahasa inggris serta variasi lain dalam bentuk soal menjodohkan, meng-highlight kata tertentu yang ada kaitannya dengan main idea suatu bacaan, dll. Keseluruhan tes berlangsung dalam waktu kurang lebih 150 menit untuk Paper and Pencil Based TOEFL, dan kurang lebih 240 menit untuk Computer Based TOEFL.

Ada berapa jenis tes TOEFL?

Terdapat dua jenis tes TOEFL, yaitu:
1)   Paper and Pencil Based TOEFL, sesuai namanya, jenis TOEFL ini dikerjakan menggukan kertas dan pensil
2)   Computer Based TOEFL, jenis TOEFL ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998. Seperti yang tertera pada namanya, tes ini menggunakan komputer dalam penyampaian soalnya dan peserta tes akan menjawab tes ini juga melalui komputer.

Setelah kedua tes di atas, apakah masih ada jenis tes TOEFL lainnya?

Untuk keperluan pra-seleksi ataupun keperluan intern suatu lembaga, maka ETS sebagai lembaga pengembangan dan penyelenggaraan tes TOEFL juga menyelenggarakan TOEFL ITP(Institustional Testing Programme). Jumlah soal dan tingkat kesulitan TOEFL ITP Tidak berbeda dengan Paper and Pencil Based TOEFL maupun Computer Based TOEFL, karena memang soal-soal yang digunakan pada TOEFL ITP adalah yang pernah digunakan sebelumnya.
Perbedaan yang perlu mereka yang berencana mengikuti tes TOEFL adalah bahwa skor yang diperoleh dari TOEFL ITP dalam penggunaannya terbatas.
Perguruan tinggi di Amerika, misalnya, hanya akan menerima skor yang diperoleh dari Paper and Pencil Based TOEFL atau Computer Based TOEFL.
Perbedaan lainnya adalah dalam hal biaya tes. Saat ini biaya Paper and Pencil Based TOEFL atau Computer Based TOEFL adalah sebesar $110, sedangkan TOEFL ITP biayanya relatif lebih murah yaitu sebesar $25.
Selain TOEFL ITP, ada juga TOEFL Prediction/Equivalent Test yang biasanya digunakan untuk memperkirakan skor TOEFL seseorang sebelum yang bersangkutan mengikuti tes TOEFL lainnya (Paper and Pencil Based TOEFL , Computer Based TOEFL atau TOEFL ITP). Jenis TOEFL Prediction ini pada umumnya diselenggarakan oleh lembaga/pusat bahasa atau tempat-tempat kursus yang menyelenggarakan pelatihan TOEFL.

Apakah ada perbedaan dalam sistim penilaian dalam Tes TOEFL?

Benar, sistim penilaian atau skor yang digunakan untuk Paper and Pencil Based TOEFL, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP dan TOEFL Prediction berbeda. Hal ini dilakukan tentu dengan maksud agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran skor yang dilaporkan peserta tes. Rentang skor yang digunakan oleh Paper and Pencil Based TOEFL, TOEFL ITP dan TOEFL Prediction Test adalah 310 (nilai terendah) s.d. 677 (nilai tertinggi), sedangkan untuk Computer Based TOEFL, nilai terendah adalah 0 dan nilai tertinggi 300. Tingkat kesulitan soal untuk keseluruhan jenis tes tentu sama, sehingga dapat dikatakan mereka yang memperoleh skor 677 pada Paper and Pencil Based TOEFL diperkirakan akan memperoleh skor 300 pada Computer Based TOEFL.

Bagaimana hubungan skor yang diperoleh dengan tingkat penguasaan bahasa inggris seseorang?

Secara umum kita mengenal tiga level penguasaan bahasa asing, yaitu Tingkat Dasar (Elementary), Tingkat Menengah (Intermediate), dan Tingkat Mahir (Advanced). Untuk skor TOEFL, para ahli bahasa biasanya mengelompokkan skor ini kedalam empat level berikut.
v  Tingkat Dasar (Elementary): 310 s.d. 420
v  Tingkat Menengah Bawah (Low Intermediate): 420 s.d. 480
v  Tingkat Menengah Atas (High Intermediate): 480 s.d. 520
v  Tingkat Mahir (Advanced): 520 s.d. 677

Kapan dan dimana seseorang bisa mengikuti tes TOEFL?

Paper and Pencil Based TOEFL dan Computer Based TOEFL hanya bisa ditempuh pada waktu tertentu yang telah terjadwal jauh hari sebelum tes diselenggarakan. Tempat atau testing center dimana kedua tes ini diselenggarakan juga telah ditentukan oleh ETS sebagai pemegang lisensi tes TOEFL. Kedua macam tes TOEFL yang diselenggarakan di testing center tertentu tersebut biasa juga disebut International TOEFL. Hal ini dimaksudkan untuk membedakan keduanya dengan TOEFL ITP dan TOEFL Equivalent/Prediction.
Sedangkan untuk mengikuti TOEFL ITP, peserta tes harus menghubungi Institusi yang telah ditunjuk ole IIEF Jakarta sebagai tempat pelaksanaan. Untuk pelaksanaan peserta TOEFL ITP diperlukan minimal 10 orang peserta.
Apa diujikan dalam tes TOEFL?
Grammar adalah bagian yang sangat penting dalam TOEFL. Bahkan, grammar merupakan inti dari keseluruhan soal yang ada dalam tes TOEFL. Oleh karena itu, merupakan hal yang sangat penting bagi Anda untuk menguasai English grammar untuk dapat mencapai skor TOEFL yang tinggi.
Hal-hal yang berkaitan dengan English grammar yaitu:
1.   Article
2.   Noun (Kata Benda)
3.   Singular & Plural (Tunggal & Jamak)
4.   Pronoun (Kata Ganti)
5.   Adjective (Kata Sifat)
6.   Verb (Kata Kerja)
7.   AdverbS (Kata Keterangan)
8.   Modals & Auxilliaries (Kata Bantu)
9.   Tenses
10.                If-Clause/Conditional Tenses (Klausa Pengandaian)
11.                Active & Passive (Kalimat Aktif dan Pasif)
12.                Direct & Indirect Speech (Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
13.                Preposition (Preposisi)
14.                Conjuction (Kata Penghubung)
15.                Subject-verb agreement (Kesetaraan Subjek-Predikat)

Di blog ini, in shaa Allah saya akan bahas semuanya satu per satu. 
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

June 27, 2016

Etika Berpakaian yang Baik bagi Wanita Menurut Islam

 12:30 PM     ISLAM     1 comment   

Istilah pakaian merupakan terjemahan dari kata “libas” atau “tsiyab” dalam bahasa Arab. Dalam al-Qur’an, kata libas digunakan untuk menunjukkan pakaian lahir maupun pakaian batin, sedangkan kata “tsiyab” (pakaian) digunakan untuk menunjukkan pakaian lahir. Kata ini diambil dari kata “tsaub” yang berarti kembali, yakni kembalinya sesuatu pada keadaan semuala, atau pada keadaan yang seharusnya sesuai dengan ide pertamanya.
Ide dasar tentang pakaian adalah kembalinya manusia pada keadaan semula, yaitu “tertutupnya aurat”, namun karena godaan setan, aurat manusia terbuka. Hal ini dapat dicermati secara jelas dalam firman Allah SWT :


فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنْ الْخَالِدِينَ
“Setelah itu maka, Setan membisikkan pikiran jahat (hasutan) kepada keduanya (Adam dan Hawa) untuk menampakkan pada keduanya apa yang tertutup (pandangan) dari mereka yaitu auratnya, dan setan berkata : “Tuhan kamu melarang kamu mendekati pohon ini, supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (di surga) (al-A’raf : 20)”
Selanjutnya dijelaskan dalam firman Allah SSWT dalam ayat 22 bahwa :
فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ (الأعراف: 22)
“Maka setan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Ketika keduanya telah merasakan buah pohon itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka : “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon itu dan Aku katakan kepadamu : “Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?” (QS. al-A’raf : 22)
Dari ayat tersebut di atas tampaklah bahwa pada keadaan semua manusia itu dalam keadaan tertutup auratnya, dan yang menggoda manusia dengan tipu daya untuk melepas dan membuka auratnya adalah setan, dan tanda-tanda kehadiran setan adalah “keterbukaan aurat” manusia. Sebuah riwayat yang dikemukakan oleh al-Baqa’i dalam bukunya Shubhat Waraqoh menyatakan bahwa ketika Nabi SAW belum memperoleh keyakinan tentang apa yang dialaminya di Gua Hira’ – apakah dari malaikat atau dari setan — beliau menyampaikan hal tersebut pada istrinya Khadijah. Khadijah berkata “Jika engkau melihatnya lagi, beritahu aku”. Ketika di saat lain Nabi SAW melihat (malaikat) yang dilihatnya di Gua Hira’, Nabi SAW menyampaikan kepada istrinya Khadijah, kemudian Khadijah membuka pakaiannya sambil bertanya, “Sekarang, apakah engkau masih melihatnya ?” Nabi SAW menjawab, “Tidak !… dia pergi”. Khadijah dengan penuh keyakinan berkata, “Yakinlah yang datang bukan setan … (karena hanya setan yang senang melihat aurat)”. Dalam hal ini Allah SWT mengingatkan kepada umat manusia :
يَابَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمْ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنْ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ (الأعراف : 27)
“Wahai anak-anak Adam! Janganlah kamu sekali-kali dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduan pakaiannya untuk memperliharkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yantg tidak beriman” (QS. al-A’raf : 27)
Oleh karena itu, persoalan berpakaian bukan hanya persoalan yang menyangkut hobi, mode, trend, budaya maupun kesukaan dari seseorang, akan tetapi, berpakaian lebih merupakan upaya yang sesungguhnya untuk mengembalikan manusia — setelah ditipu dan digoda setan untuk telanjang — pada fitrah dirinya sebagai makhluk yang mulia, beradab dan berbeda dengan makhluk yang lain.
Tujuan dan Fungsi Pakaian
Pakaian merupakan ciri khas orang yang beradab. Pakaian merupakan identitas, status, bahkan kumpulan nilai dari nuansa nilai-nilai kemanusiaan. Pakaian muncul dari peradaban yang menjelma menjadi suatu budaya sekalipun pada arti yang sesungguhnya pakaian bukan suatu budaya, akan tetapi pakaian lebih dekat dengan seruan ajaran agama guna menutup aurat, untuk mengembalikan manusia pada ide dan hakekat manusia sebenarnya yang berbeda dengan hewan.
Adapun nilai budaya yang menyentuh pada aspek pakaian terletak pada mode dan gaya, atau potongan yang menambah kesan indah dalam berpakaian. Dalam konteks ini muncullah istilah busana (berbusana) yang lebih dekat dengan nilai-nilai keindahan yang promosinya ditekankan pada modes secara lahiriyah belaka. Sedangkan istilah pakaian (berpakaian) lebih pada nilai-nilai kemanusian yang dekat dengan nilai peradaban manusia, karena mengandung makna fitrah manusia yanh utuh lahir dan batin.


Dalam al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan kepada manusia tentang tujuan dan fungsi pakaian yang sebenarnya :

يَابَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ (الأعراف : 26)
“Wahai anak Adam ! Sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian kepadamu untuk menutupi auratmu, dan pakaian (untuk) perhiasan, dan pakaian taqwa itu lebih baik. Demikian inilah dari tanda-tanda (karunia) Allah, agar mereka selalu mengingat” (QS. al-A’raf : 26) 
Pada ayat yang lain Allah SWT berfirman dalam surat an-Nahl, ayat 81:
وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِمَّا خَلَقَ ظِلَالًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ الْجِبَالِ أَكْنَانًا وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمْ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُمْ بَأْسَكُمْ كَذَلِكَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْلِمُونَ.
“Dan Allah menjadikan bagi kamu tempat bernaung (berteduh) dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunug, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang bisa memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang menjagamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmatnya atasmu agar kamu berserah diri (kepadaNya)” (An-Nahl : 81)

Dari firman Allah SWT tersebut di atas dapat dimengerti bahwa tujuan utama pakaian adalah untuk menutup aurat, sedangkan fungsi pakaian beraneka ragam, misalnya untuk perhiasan, dan perlindungan dari panas matahari, perlindungan dari sesuatu yang membahayakan (baju besi untuk peperangan), untuk menambah kepercayaan diri, tampil menarik. Bisa saja orang berpakaian apa andanya, minim, menonjolkan aurat dan orang akan mengatakan sebagai keindahan (bahkan ada yang menafsirkan suatu kemajuan), dan itu bisa disebut perhiasan, akan tetapi tujuan utama berpakaian tidak terpenuhi yaitu menutup aurat.
Istilah aurat identik dengan kata sauat sebagaimana terdapat pada al-Qur’an surat al-A’raf ayat 26. Sauat yang berarti buruk, tidak menyenangkan, sedangkan aurat berarti aib, sesuatu yang tercela. Keburukan yang dimaksud tidak harus dalam arti sesuatu pada dirinya buruk, tetati bisa juga karena ada faktor lain yang mengakibatkan buruk. Tidak satupun dari bagian tubuh itu buruk, kareana semuanya baik dan bermanfaat, termasuk aurat. Tetapi bila dilihat orang maka “keterlihatan” itulah yang buruk dan aib.
Menutup aurat merupakan kewajiban setiap orang yang beriman, hal ini telah menjadi kesepakatan para ulama’. Adapun bagian tubuh yang termasuk aurat (yang wajib ditutupi) bagi laki-laki meliputi anggota badan dari pusar sampai lutut, sementara itu aurat bagi wanita, menurut sebagaian besar ulama – Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Hambali — wanita berkewajiban menutup seluruh anggota tubuhnya kecuali muka dan telapak tangannya, Imam Abu Hanifah sedikit lebih longgar karena menambahkan selain muka, telapak tangan dan kaki wanita juga boleh terbuka.
Suatu pakaian dipandang telah memenuhi kreteria menutup aurat apabila

(1) pakaian itu tidak lubang sehingga seseorang dapat melihat bagian tubuh yang termasuk aurat,
(2) pakaian itu mempu menghalangi pandangan seseorang untuk mengetahui warna aurat (kulitnya) dan
(3) pakaian itu mampu menghalangi seseorang untuk mengetahui lekuk dan bentuk aurat seseorang.
Oleh karena itu, pada dasarnya menutup aurat itu bukan hanya sekedar tertutup tanpa mengindahkan aspek-aspek esensial (yang pokok) yang menjadi tujuan utama berpakaian menutup aurat.itu sendiri. Diriwayatkan dari sahabat Abi Hurairoh,
Rasulullah SAW bersabda:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا (رواه مسلم)
“Rasulullah SAW bersabda : “Dua golongan ini dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok (jalannya) (berpaling dari Allah SWT), mengajarkan wanita berlenggak-lenggok (memalingkan wanita lain dari Allah SWT), kepala mereka seperti punuk onta yang miring (memakai sanggul/rambut pasangan pada rambutnya), wanita seperti ini tidak akam masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini (jauhnya)” (HR. Muslim)
Imam Nawawi al-Bantaniyu menjelaskan yang dimaksud dengan “nisaaun kaasiyaatun ‘aariyaatun” (wanita yang berpakaian tetapi telanjang), ada ulama’ yang mengartikan maksudnya : yaitu wanita-wanita yang memakai baju titis, jarang (transparan), dan mata penglihatan bisa tembus ke dalam tubuhnya. Atau wanita yang memakai pakaian sempit (persis dengan body; mode zaman sekarang) sehingga dapat memperlihatkan bentuk tubuhnya sangat menyolok karena terlalu sempitnya (ketatnya) pakaian”.
Oleh karena itu menutup aurat hendaknya memperhatikan aspek-aspek etika dan estetika dalam berpakaian dan sekaligus memenuhi syarat-syarat hijab syar’i (penutup aurat) sebagaimana yang ditentukan oleh syariat Islam.

Etika Berpakaian
Berpakaian tidak saja merupakan simbol budaya dan peradaban manusia, tetapi lebih merupakan pelaskanaan ajaran Islam guna mengankat derajat manusia yang berbeda dengan makluk lain seperti hewan. Oleh karena itu Islam mengatur tata cara berpakaian, adab kesopanan pakaian sebagai etika berpakaian dalam Islam.
1) Setiap memulai sesuatu pekerjaan hendaknya membaca “basmalah” dengan lafadz “bismillahirrahmanirrahim”, agar semua pekerjaaan kita senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. (lihat hadits tentang fadlilah basmalah).


2) Membaca doa ketika membuka pakaian atau mengambil pakaian dari tempatnya, dengan doa :
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ اِلَهَ إِلَّا هُوَ
“Dengan menyebut nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia”
3) Membaca doa ketika memakai pakaian, sebagai berikut :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَمِنْ خَيْرِ مَا هُوَ لَهُ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَا هُوَ لَهُ
“Ya Allah aku mohon kebaiakan kepadaMu dari pakaian ini dan dari kebaikan seuatu yang terdapat di dalam pakaian ini. Dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatan/keburukan pakaian ini dan dari keburukan sesuatu yang terdapat di dalam pakaian ini”.
4) Membaca doa ketika memakai pakaian baru,
Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa yang memakai pakaian lalu berdoa :
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَ رَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakain dan rizki kepadaku tanpa jerih payah dan kekuatan dariku” maka akan diampuni segala dosanya yang telah lalu dan yang akan datang” (HR. Abu Daud).
5) Memulai berpakaian dengan anggota bagian kanan, dan mulai melepaskannya dengan anggota yang kiri. Rasulullah SAW bersabda :
إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيُمْنَى وَإِذَا خَلَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ وَلْيُنْعِلْهُمَا جَمِيعًا أَوْ لِيَخْلَعْهُمَا جَمِيعًا (رواه مسلم)
“Bilamamana salah seorang kamu memakai terompa (sandal, sepatu, baju dan lain-lain pakaian) mulailah dengan bagian kanan, dan bilamana melepaskan mulaiakah dengan bagaian kiri. Pakailah keduanya atau lepaskan keduanya sekaligus” (HR. Muslim dari Abi Huroiroh)
6) Tidak berpakaian yang menyerupai lawan jenisnya, laki-laki tidak berpakaian yang menyerupai wanita dan juga wanita tidak berpakaian yang menyerupai laki-laki 
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لِبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لِبْسَةَ الرَّجُلِ (رواه النسائ)
“Dari Abi Huroiroh ra berkata : “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki” (HR. Nasa’i)
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ لَعَنَ الْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ وَالْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ (رواه النسائ)
“Dari Ibnu Abbas, dari Rasulullah SAW, sesungguhnya beliau melaknati orang-orang perempuan yang menyerupai laki-laki dan orang laki-laki yang menyerupai wanita” (HR. Nasa’i).
7) Tidak berpakaian menyerupai orang yang non-Islam. Islam melarang umatnya untuk memekai pakaian yang menyerupai pakaian, menggunkan simbol-simbol yang dimiliki oleh orang-orang non-Islam.
عَنْ عَلِيِّ ابْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَالْمُعَصْفَرِ وَعَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ فِي الرُّكُوع (رواه مسلم)
“Dari Ali bin Abi Tholib ra. : “Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang berpakaian seperti pakaiannya pendeta, dan memakai pakaian yang tercelup dengan warna kuning, memakai cincing dari emas, dan membaca al-Qur’an dalam ruku’” (HR. Muslim)
8) Hendaklah tidak menggunakan wangi-wangian yang menimbulkan fitnah dan rangsangan nafsu.
Dari sahabat Abi Musa ra, Rasulullah SAW bersabda :
كُلُّ عَيْنٍ زَانِيَةٌ وَالْمَرْأَةُ إِذَا اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ بِالْمَجْلِسِ فَهِيَ كَذَا وَكَذَا يَعْنِي زَانِيَةً (رواه الترمذي)
“Setiap mata (pandangan) itu berzina, dan apabila wanita memakai minyak wangi lalu ia melewati pada suatu majlis, maka ia adalah ini dan ini (agar orang lain terangsang dan tertarik), yaitu ia wanita penzina” (HR. Tirmudzi)
Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh al-Asya’ari, Rasulullah Saw bersabda :
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ (رواه النسائ)
“Wanita manapun yang memakai minyak wangi dan melewati suatu kaum agar mereka (terangsang dan tertarik) dan mencium baunya, maka ia telah berzina” (HR Nasa’i)

9) Hendaklah hijab/jilbab/ pakaian tersebut menutup seluruh badan (auratnya) selain yang dikecualikan,
Allah SWT berfirman :
يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا (الأحزاب:59(
“Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya mengulurkan jilbabnya (pakaiannya) ke seluruh tubuhnya. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu, Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang”. (Al-Ahzab : 59)
10) Hendaklah pakaian itu yang wajar dan beradab, bukan berupa perhiasan yang menyolok, yang aneh-aneh baik potongannya maupun memiliki warna warni yang menarik, yang menimbulkan fitnah dan perhatian.
Allah SWT berfirman :
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوْ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي الْإِرْبَةِ مِنْ الرِّجَالِ أَوْ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ(النور :31)
“Katakanlah kepada wanita yang beriman : “hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluaannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali pada suami mereka, atau ayah mereka, atau suami ayah mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara mereka atau putra saudara laki mereka atau putra saudara perempuan mereka atau wanita-wanita Islam atau budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat mereka. Dan janganlah memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (an-Nur : 31)
11) Hendaklah hijab/jilbab/ pakaian tersebut menutup seluruh badan (auratnya), tidak tipis, transparan, tidak sempit, tidak ketat, tidak menampakkan lekuk tubuh dan aurat.
Karena dimaksud dan tujuan hijab/jilbab adalah menutup, jika tidak menutup, tidak dinamakan hijab, karena hal tersebut tidak menghalangi penglihatan terhadap aurat dan lekuk-lekuknya aurat. Hal inilah yang disinyalir oleh Nabi SAW “wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang”. wanita yang demikian itu dinyatakan tidak masuk surga dan tidak mencium baunya surga.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا (رواه مسلم)
“Rasulullah SAW bersabda : “Dua golongan ini dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok (jalannya) (berpaling dari Allah SWT), mengajarkan wanita berlenggak-lenggok (memalingkan wanita lain dari Allah SWT), kepala mereka seperti punuk onta yang miring (memakai sanggul/rambut pasangan pada rambutnya), wanita seperti ini tidak akam masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini (jauhnya)” (HR. Muslim).
12) Hendaknya tidak memakai pakaian dengan model yang aneh-aneh agar berbeda dengan kebanyakan orang, dan memakainya dengan perasaan sombong dan takabbur, karena hal ini dilarang oleh agama Islam.
Rasulullah SAW bersabda :
عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ (رواه مسلم)
“Dari Ibnu Umar ra sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Allah tidak melihat (tidak memeri rahmat) kapada orang yang melabuhkan (menyeret) pakaiannya karena sombong” (HR. Muslim).
Etika berpakaian secara Islami sebagaimana yang dituturkan di atas, menurut hemat penulis, meskipun serba sedikit tulisan yang dapat disampaikan melalui kesempatan ini, tetapi pada batas tertentu tulisan tersebut diharapkan bisa memberikan gambaran dan wawasan serta pedoman bagaimana seharusnya seorang muslim berpakaian yang baik sesuai dengan ajaran Islam.
Firman Allah SWT :
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنْ الْحَقِّ وَلاَ يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمْ اْلأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ (الحديد :16)
“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk (khusyuk) hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik” (al-Hadid : 16)
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan dan kemudahan kepada kita semua untuk selalu mematuhi ajaran Islam, teguh pendirian, tidak terpengaruh oleh nilai-nilai budaya dan ajaran lain yang bertentangan dengan ajaran Islam. Amin yaa rabbal-‘alain. Wallahu a’lam bishowab.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home

CONTACT

Rida Nadiatul Huda

Popular Posts

  • Maher Zain - Always be There Lyrics
  • CERMINAN KEHIDUPAN RASULULLAH: 10 Etika bagi Orang yang Berpuasa
  • How To Start a Blog - 7 Free Beginner's Guides
  • Passanger - Let Her Go Lyrics
  • CERMINAN KEHIDUPAN RASULULLAH: 17 Etika Makan menurut Islam – Nomor 4 Bisa Mengantarkan Kita ke Syurga
  • 6 Etika Hendak Tidur agar Bernilai Ibadah

Categories

BEAUTY (1) BLOGGING (4) CERMINAN KEHIDUPAN RASULULLAH (9) education (2) HEALTH (2) ISLAM (10) Maddi Jane (2) Madilyn Bailey (1) Maher Zain (1) MY CREATIONS (1) Pengalaman (1) SONG LYRICS (7) Tips (3) TOEFL (3)

Blog Archive

About Me

Unknown
View my complete profile

Sample Text

Copyright © Rida Nadia | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates